FADHILAH DH.


Berpacu menjadi yang terbaik

Perkuliahan keempat sistem cerdas

Assalamualaikum. Memasuki pertembuhan keempat pada perkuliahan sistem cerdas oleh bapak soegianto soelistiono. Pada pembahasan perkuliahan ini mengenai sitem pakar. Sistem pakar yang saya bahas yaitu mengenai permasalahan pada pertumbuhan tulang. Berikut adalah 100 permasalahan yang dapat digunakan pada sistem pakar.

  1. Mengenai tulang dan pertumbuhan tulang
  2. Rajin Berolahraga
  3. Tidak rajin berolahraga
  4. Berlebihan mengkonsumsi suplemen
  5. Tidak pernah mengkonsumsi suplemen
  6. Dikarenakan Hormon
  7. Latar belakang ginetika
  8. Ayah yang bertumbuh pendek
  9. Ibu yang bertubuh pendek

10.  Orang tua dari ayah atau ibu

11.  Tidak dapat ASI ekskusif

12.  Pertumbuhan janin terganngu

13.  Ada kelainan dari bayi

14.  Kurang mengkonsumsi susu

15.  Kekurangan zat gizi seperti vitamin D

16.  Kekurangan zat kapur, dan fosfor,

17.  Kesalahan pada saat bersalin

18.  Terkena penyakit kronis

19.  Terkena penyakit Dislokasi sendi

20.  Terkena penyakit Ankilosis

21.  Terkena penyakit Artritis

22.  Terkena penyakit Gout artritis

23.  Terkena penyakit Microcephalus

24.  Terkena penyakit Osteoporosis

25.  Terkena penyakit Rachitis

26.  Terkena penyakit gangguan pada ruas tulang belakang

27.  Terjadi Fraktur

28.  Terjadi Fraktur komplek

29.  Terjadi Fraktur greestick

30.  Terkena gejala lordosis

31.  Terkena kiposis

32.  Terkena skoliosis

33.  Terkena sublukasi

34.  Terkena Nekrosa

35.  Terkena Fisura

36.  Masalah usia atau umur

37.  Masalah jenis kelamin

38.  Masalah psikososial

39.  Tentang sikap percaya diri

40.  Tentang Penampilan fisiknya

41.  Tentang perawakan

42.  Tinggi badan dibawah standar deviasi (SD)

43.  Tinggi badan dibawah rata-rata

44.  Dibawah rata-rata populasi

45.  Dibawah persentil 3 kurva pertumbuhan

46.  Mengenai budaya

47.  Mengenai strata

48.  Mengenai Keuangan

49.  Mengenai Sosial

50.  Mengenai Kurva pertumbuhannya

51.  Dilihat dari kurva velositas

52.  Mengalami deselerasi

53.  Diukur dengan posisi terlentang

54.  Diukur dengan posisi berdiri

55.  Anak perempuan lebih pendek

56.  Anak perempuan lebih tinggi

57.  Anak laki-laki lebih pendek

58.  Anak laki-laki lebih tinggi

59.  Masa Pubertas

60.  Masa menstruasi

61.  Dilihat dari rumus prediksi

62.  Rumus prediksi dari data Ayah

63.  Rumus prediksi dari data ibu

64.  Terdeteksi dari awal janin

65.  Adanya CGDP

66.  Pengaruh dari hormon tiroid

67.  Adanya gangguan tumbuh primer

68.  Adanya gangguan tumbuh sekunder

69.  Terkena diabetes militus

70.  Kelebihan hormon kortikosteroid

71.  Perawakan Pendek turunan (Familial Short Stature)

72.  Pengaruh usia tulang

73.  Kecepatan tumbuh periode prapubertas tidak sesuai

74.  Kekurangan protein kalori

75.  kekurangan besi dan seng

76.  Pertumbuhan janin terhambat

77.  Pertumbuhan janin simetris

78.  Pertumbuhan janin asimetri

79.  Pertumbuhan janin kombinasi keduanya

80.  Pemantauan intensif pertumbuhan janin

81.  Optimal pada kejar tumbuh bayi

82.  Terjadi disproporsi ukuran tubuh

83.  Terjadi disproporsi tungkai

84.  Adanya kelainan pada darah

85.  Perawakan Pendek yang Tidak Diketahui Penyebabnya (Idiopatik)

86.  Kekurangan manifestasi klinis

87.  Menurunnya kecepatan pertumbuhan

88.  Perawakan pendek yang disebabkan GHD.

89.  Berat lahir dan panjang lahir normal

90.  Terlihat pada usia 6 bulan

91.  Terlihat secara fisik pada usia 3 tahun

92.  Tampak gemuk tapi proporsional

93.  Wajah tampak lebih muda dari usianya

94.  Memiliki suara yang melengking

95.  Menyebabkan frontal bossing (jidat nonong)

96.  Keterlambatan pertumbuhan gigi

97.  Keterlambatan tanggalnya gigi sulung

98.  Melakukan diagosis dini

99.  Melakukan pemeriksaan dari bayi

100.  Mengkosumsi obat atau vitamin untuk pertumbuhan tulang

101.  Ke posyandu atau puskesmas terdekat

102.  Cek dengan dokter orthopedi

103.  Adanya kriteria pertumbuhan tulang

104.  Tinggi badan terletak dibawah persentil 3

105.  Dibawah tinggi rata-rata populasi

106.  Kecepatan tumbuh dibawah persentil 25 kurva kecepatan tumbuh

107.  Kurang 4 cm/tahun pada anak berumur 4-10 tahun

108.  Prakira tinggi dewasa dibawah potensi tinggi genetiknya

109.  Kecepatan tumbuh melambat setelah umur tiga tahun menyilang garis persentilnya pada kurva panjang/tinggi badan.

110.  Terapi kekurangan hormon pertumbuhan

111.  Dosis yang diberikan 15-20 U/m2/minggu

112.  Kecepatan tumbuh minimal 2 cm per tahun diatas kecepatan tumbuh sebelum diberikan terapi.

113.  Kecepatan tumbuh pada tahun pertama pengobatan adalah 9-12 cm per tahun.

114.  Kegagalan pada terapi dapat menyebabkan perlambatan pertumbuhan

115.  Ditangani dengan ahli yang sesuai



Terima kasih. Maaf apabila ada kesalahan dalam pengerjaan. Wasalamualaikum warahmatullah wabarokatu. ^_^

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">