FADHILAH DH.


Berpacu menjadi yang terbaik

Perkuliahan kedua Sistem Cerdas

Assalamualaikum. Ini adalah materi kedua dari perkuliahan sistem cerdas dengan dosen bapak soegiarto. Materi yang kedua ini mengenai analisa kapan peran manusia mulai dihilangkan pada area sensitif dan seberapa besar area yang di-handle oleh manusia dapat didesak oleh sistem cerdas. Sebelumnya kita bahas kembali mengenai apa itu sistem cerdas. Sistem cerdas sendiri adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagaian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem.

Sebagian kecil dari tingkat kecerdasan itu antara lain: kemampuan untuk dilatih, mengingat kembali kondisi yang pernah dialami, mengolah data-data untuk memberikan aksi yang tepat sesuai yang telah diajarkan, dan kemampuan menyerap kepakaran seorang ahli melalui perintah yang dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu.

Sistem cerdas sendiri dibagi menjadi 2 antara lain yaitu wilayah fix problem dan wilayah sensitif. Dari 2 wilayah tersesbut memiliki masing-masing pembahasan lebih lanjut. Yang pertama mengenai wilayah fix problem. Wilayah fix problem adalah dimana keadaan hasil akhirnya dapat diprediksi. Dan penyelesaian nya dapat diselesaikan dengan rumus-rumus atau jurnal-jurnal yang ada. Sedangkan wilayah sensitif adalah keadaan dimana hasil keluarannya tidak dapat diprediksi.

Dalam kehidupan sehari-hari. Apabila suatu kendaraan tidak memiliki pengemudinya, maka kendaraan tersebut tidak dapat digunakan untuk berkendara meskipun terdapat mesin yang canggih sekalipun. Ketika pertanyaan muncul kapan peran manusia dihilangkan pada wilayah sensitif yaitu ketika pekerjaan manusia dapat dilakukan oleh mesin tapi masih ada campur tangan manusia di dalamnya.

Pada kehidupan sehar-hari apalagi pada negara maju sudah banyak robot yang dapat menggantikan posisi manusia dalam melaksanakan pekerjaan yang biasanya dilakuka manusia. Selain itu contoh lainnya adalah jika suatu mesin mendeteksi benda yang memiliki warna merah maka mesin itu sendiri otomatis akan mengenali benda tersebut tanpa bantuan manusia, dan sebaliknya apabila benda tersebut berbunyi atau mengeluarkan suara, maka dapat langsung mengenalinya. Dengan output yang dihasilkan jelas, maka masalah tersebut dapat diselesaikan tanpa bantuan manusia atau menggunakan sistem cerdas yang lebih canggih.

Terima kasih, maaf apabila ada salah-salah kata. Wasalamualaikum warahmatullah wabarokatu ^_^

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">